<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="550">
 <titleInfo>
  <title>Pembaharuan Pengelompokan Produk yang Wajib Bersertifikasi Halal Melalui Nota Pengajuan Konsep Perubahan Jenis Produk yang Wajib Bersertifikasi Halal</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizqi Akbar Tedra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>BDK Jakarta</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>106 HLM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam melaksanakan tugasnya sebagai CASN, penulis ditempatkan di Bidang Verifikasi dan Penilaian Produk Halal, Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal, BPJPH. Pada saat masyarakat mendaftarkan pengajuan sertifikat halal, bidang verifikasi dan penilaian produk halal akan memverifikasi pengajuan pelaku usaha. Salah satu langkah verifikasi adalah menyesuaikan produk yang didaftarkan dengan pengelompokan jenis produk yang wajib bersertifikasi halal di BPJPH. Berdasarkan surat edaran B-853.BD.II/HM.02/2/2022 tentang pelaksanaan permohonan sertifikat halal pasca pemberlakuan tarif layanan disebutkan bahwa satu nomor pendaftaran untuk satu jenis produk dengan output satu sertifikat halal. Aturan ini menyebabkan pelaku usaha harus mendaftar lebih dari satu pendaftaran untuk produknya karena belum sempurnanya pengelompokan jenis produk di BPJPH. Selain itu masyarakat sering kali salah dalam memilih jenis produk yang didaftarkan karena ketidaktahuan setiap jenis produk dalam pengelompokan tersebut. Dalam hal ini perlu adanya definisi setiap jenis produk agar memudahkan masyarakat dalam menentukan jenis produk yang akan didaftarkan. Keluhan, kritik, dan masukan dari masyarakat ini harus segera ditindaklanjuti dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.</note>
 <note type="statement of responsibility">Rizqi Akbar Tedra</note>
 <subject authority="">
  <topic>KEMENAG</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pembaharuan Pengelompokan Produk</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pengelompokan Produk</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>REPOSITORY BALAI DIKLAT KEAGAMAAN JAKARTA REPOSITORY BALAI DIKLAT KEAGAMAAN JAKARTA</physicalLocation>
  <shelfLocator>LA-0577</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">202200577</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Lantai 2)</sublocation>
    <shelfLocator>LA-0577</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>Screenshot_%252876%2529.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>550</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-04 11:25:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-04 14:18:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>